Rabu, 17 Oktober 2012

IKLAN TEH BOTOL SOSRO


Pada era globalisasi sekarang ini banyak produk baru yang bermunculan di Indonesia Munculnya berbagai jenis produk minuman menjadikan persaingan pasar semakin ketat Dari satu jenis produk minuman telah ada banyak merek yang mendominasi produk tersebut Produk minuman tersebut telah dimodifikasi dengan kemasan rasa dan harga yang bervariasi Produk minuman teh dalam kemasan botol yang paling dikenl oleh masyarakat adalah Teh Botol Sosro
Teh botol Sosro adalah teh dalam botol pertama yang dipasarkan di Indonesia. Melalui iklan-iklan di berbagai media dan promosi-promosi di berbagai tempat dengan slogan Sosro ahlinya teh´ dan Apapun makannya, minumnya teh botol Sosro´ yang kemudian berubah menjadi .Apapun, enaknya minum teh botol Sosro´, perlahan tapi pasti teh botol sosro dikenal dan mendapat tempat di benak masyarakat Indonesia. Hingga saat ini teh botol Sosro merupakan teh dalam botol dengan angka penjualan tertinggi di Indonesia. Meskipun saat ini banyak perusahaan multinasional seperti Coca-Cola dengan Tekita dan Freshtea, teh botol Sosro tetap bertahan dan mampu menyaingi merek tersebut.
            Iklan teh botol Sosro Peran´ ini bertujuan memberi preferensi tentang produk teh botol Sosro kepada konsumen. Bahwa tidak peduli siapapun anda dan apa yang anda kerjakan selama anda melakukannya dengan bersungguh-sungguh maka apa yang anda kerjakan akan berharga, sama seperti teh botol Sosro yang akan selalu bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik kepada anda. Melalui iklan ini teh botol Sosro ingin menyampaikan kalau produknya enak dan berkualitas, cocok untuk melepas dahaga setelah lelah bekerja, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Dan diharapkan para konsumen akan membeli produk ini karena menganggap produk ini adalah produk yang baik dan bermutu.

ANALISIS :
Iklan ini ditujukan untuk semua kalangan terutama untuk orang yang ingin minum teh enak, praktis , murah dan tentu berkualitas. Tujuan dari iklan ini yaitu untuk memberikan penngetahuan kepada konsumen tentang minuman teh botol sosro ini. Melalui iklan ini, teh botol sosro ingin menyampaikan bahwa produknya itu berkualitas dan enak, cocok untuk melepas dahaga disaat lelah setelah bekerja dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Dan diharapkan para konsumen akan membeli produk ini karena menganggap produk ini adalah produk yang baik dan bermutu.







Kamis, 11 Oktober 2012

ANTI-KORUPSI (Rangkuman acara Kick Andy)


Topik : Orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap kejahatan korupsi dengan cara mereka masing-masing.

Saat ini nilai kejujuran di masyarakat kian hari kian menipis, hal itu ditandai dengan berbagai hal  yang dilakukan masyarakat maupun para pejabat-pejabat tinggi negara yang banyak melakukan korupsi.
            Oleh karena itu, nilai-nilai kejujuran wajib diterapkan dari usia dini atau waktu masih di sekolah, karena sekolah bisa berbuat banyak untuk mengembangkan gerakan anti korupsi, karena itu kita harus yakin bahwa suatu saat pasti ada generasi penerus yang bersih dari bentuk-bentuk ketidakjujuran atau korupsi. SMP Kanisius Kudus Jawa Tengah merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan nilai kejujuran disekolah nya. Menurut salah satu wakil guru dari sekolah tersebut, sejak dideklarasikan anti korupsi pada tahun 2005 yang lalu, sekolah ini mulai menerapkan gerakan anti korupsi yaitu dengan mendirikan Warung Kejujuran, dimana pada warung ini bertransaksi yang dilakukan secara mandiri oleh para siswa nya tanpa adanya pengawasan dari pihak sekolah, selain itu ada pula Telpon Kejujuran dan permainan anti korupsi yang salah satunya yaitu ular tangga anti korupsi. Hal-hal tersebut di ajarkan untuk memeberikan pengertian tentang kejujuran kepada siswa nya, karena kalau apabila banyak siswa nya yang tidak jujur maka warung kejujuran tersebut akan bangkrut, dan seperti halnya dengan negara Indonesia jika banyak koruptor maka negara tersebut akan ambruk.
            Selain dari SMP kasinius Kudus yang menerapkan nilai-nilai kejujuran disekolahnya, contoh lainnya yaitu dari seorang tukang becak yang mendirikan kios bensin kejujuran, yaitu dengan  mendirikan suatu kios bensin dipinggir jalan tanpa ditunggu oleh pemiliknya karena beliau harus menarik becak setiap harinya, dia hanya menyediakan kotak buat uang yang di taruh di antara botol-botol bensin miliknya, pembeli dapat mengambil sendiri bensin dan menaruh uang dikotak tersebut. Usaha bapak tiga orang anak ini banyak mengalami kerugian tiap harinya, banyak orang memandang sebelah mata usaha yang dilakukan oleh beliau bahkan dianggap konyol, selain itu pula karena banyak ketidakjujuran yang dilakukan oleh pembeli-pembelinya seperti banyak botol bensin yang hilang, menaruh uang palsu dan lain-lain. Akan tetapi bapak ini tetap mendirikan kios bensin kejujuran hingga saat ini karena dia yakin bahwa masih banyak orang-orang yang jujur didunia ini, bukti yang hanya dari tukang becak yang ingin menerapkan kejujuran di negeri ini patut kita tiru.
            Dari dua contoh diatas banyak berbagai cara yang dilakukan untuk menerapkan kejujuran, karena kejujuran itu merupakan inti dari gerakan anti korupsi, tentunya hukuman bagi korupsi uang rakyat harus dihukum yang setimpal karena telah merugikan rakyat semua.

ANALISIS :  

1.       ETIKA
      Dari segi  etika  dapat dilihat bahwa korupsi  itu merupakan tindakan yang sangat merugikan orang banyak, baik untuk pelaku korupsi itu sendiri. Oleh karena itu kejujuran harus dikenalkan pada  anak-anak  sejak masih di Playgroup, selain itu pihak dari keluarga atau orang tua harus membiasakan dan mengajarkan anak tersebut untuk  tidak memberi contoh tentang perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji tersebut seperti berbohong  dan lain-lain.


2.       NORMA 
      Banyaknya ketidak jujuran yang terjadi saat ini seolah-olah banyak nya pelaku-pelaku korupsi yang mengabaikan norma-norma hukum dan norma agama yang berlaku di negara ini. Dilihat dari norma hukum pelaku korupsi harus dihukum yang setimpal karena telah melanggar agar pelaku korupsi jera karena telah merugikan banyak rakyat , dan apabila dilihat dari norma agama tentunya tindakan korupsi itu merupakan tidakan yang tidak terpuji karena telah mencuri yang bukan hak nya, dan itu merupakan tindakan yang dilarang oleh Tuhan YME.


3.       NILAI 
      Dengan banyaknya ketidak jujuran yang terjadi saat ini mengakibatkan nilai-nilai kejujuran di Indonesia kian hari kian menipis, hal itu ditandai dengan makin banyak nya korupsi yang terjadi di negara ini. Nilai kejujuran itu sangat penting karena merupakan pondasi dari gerakan anti korupsi, akan tetapi di Indonesia pelaku korupsi kurang di adili dengan seadil-adilnya sehingga banyak pelaku korupsi yang makin merajalela.

SUMBER : Kick Andy Metro TV

Rabu, 10 Oktober 2012

ADAT PERNIKAHAN PALEMBANG


Berbeda dengan daerah lainnya, upacara akad nikah masyarakat Palembang dilakukan di kediaman orangtua pengantin pria .Sesuai dengan tradisi, tiga bulan menjelang akad nikah diselenggarakan, pihak keluarga calon pengantin pria dan wanita harus melaksanakan acara mutus kato atau mutus rasan. Pada acara ini akan dibicarakan berbagai kesepakatan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan penyelenggaraan upacara perkawinan secara rinci dan tuntas sehingga nantinya masing-masing pihak tidak lagi memiliki ganjalan, juga acara dapat berlangsung tanpa gangguan dan kekurangan. Dalam acara ini, orangtua calon pengantin pria akan mengantarkan aneka sembilan bahan pokok (sembako) sebagai buah tangan ke rumah calon besannya. Berikut adalah berbagai tahapan adat dalam pelaksanaan upacara perkawinan masyarakat Palembang :

Madik
Berasal dari bahasa Jawa Kawi yang berarti mendekat atau pendekatan. Calon pengantin perempuan masih harus ¨diselidik¨ oleh utusan pihak calon pengantin pria. Menyelidiki di sini memiliki artian pendekatan yang dilakukan oleh keluarga calon pengantin pria dan memastikan calon pengantin perempuan belum ada yang meminang.


Senggung
Menyenggung atau senggung yang berasal dari bahsa Jawa Kuno berarti ¨pagar.¨ Prosesi ini dilakukan setelah Madik berhasil, dan bertujuan agar calon pengantin perempuan tidak diganggu lagi oleh senggung (sejenis musang) atau kiasan untuk tidak diganggu lelaki lain. Dalam prosesi ini, utusan calon pengantin pria membawa tenong (keranjang hantaran) sesuai kedaaan keluarga calon pengantin pria.


Mengikat calon pengantin perempuan
Usai proses senggung dilaksanakan, pihak keluarga lelaki masih harus membawa kembali tenong sebanyak tiga buah. Masing-masing tenong berisikan terigu, gula pasir, dan telur itik. Prosesi ini dinamakan Ngebet yang berarti kedua belah keluarga telah Nemuke Kato atau sepakat si gadis ¨diikat¨ oleh pihak lelaki.Sebagai tanda ikatan memberikan kembali bingkisan pada pihak perempuan, berupa bahan busana atau benda berharga seperti perhiasan.

Berasan
Berasal dari kata Melayu yang berarti musyawarah. Kedua keluarga besar menentukan tanggal pernikahan. Prosesi ini diramaikan dengan pantun dan berbasa-basi, jamuan makan dan menentukan segala persyaratan pernikahan, baik dalam adat maupun agama.


Mutuske kato
Dalam acara ini kedua belah pihak keluarga akan membuat keputusan bersama mengenai pelaksanaan hari nganterke belanjo, hari pernikahan, munggah, nyemputi dan nganter pengantin, ngalie turon, becacap atau mandi simburan dan acara beratib. Penentuan hari pernikahan dan munggah akan dipilih waktu yang dipercaya dapat membawa berkah bagi sang pengantin seperti pada bulan Robiul Awal, Robiul Akhir, Jumadil Awal, atau Jumadil Akhir. 
Nganterke belanjo
Acara yang mirip dengan acara serah-serahan (antaran) ini biasanya dilakukan beberapa hari sebelum acara munggah. Yang banyak berperan dalam acara ini adalah kaum wanita sementara kaum pria hanya menjadi pengiring saja. Duet belanjo (uang belanja) akan dimasukkan dalam ponjen warna kuning dengan berbagai atribut berbentuk manggis.

Upacara akad nikah
Secara adat, upacara akad nikah dilakukan di rumah pengantin pria dan seandainya acara ini diadakan di kediaman pengantin wanita maka disebut kawin numpang. Tetapi sesuai dengan perkembangan zaman justru sekarang akad nikah banyak dilakukan di rumah pengantin wanita. Sesuai tradisi, bila akad nikah berlangsung sebelum acara munggah maka terlebih dahulu utusan keluarga wanita akan terlebih dulu melakukan acara nganterke keris ke rumah pengantin pria.

Munggah
Tahapan ini dilakukan sesudah akad nikah dan sebelum resepsi sebagai puncak dari keseluruhan rangkaian upacara adat perkawinan masyarakat Palembang yang dilakukan di rumah orangtua pengantin wanita. Munggah dimaksudkan agar kedua pengantin dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan serasi, damai dan saling toleransi.

ANALISIS :   Adat pernikahan masyarakat Palembang merupakan salah satu adat yang mempunyai budaya yang tinggi, pada acara pernikahan adat Palembang ini sangat mementingkan keputusan bersama pada kedua belah pihak keluarga, seperti dalam menentukan suasana dan keadaan dalam memilih salah satu dari beberapa bentuk perkawinan ini adalah menurut kesanggupan dan kemampuan dari pihak laki-laki itu sendiri.


Minggu, 03 Juni 2012

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Konsumen Pada Mie Ayam Fajar Cabang Kelapa Dua

BOBY HERMAWAN                
14209460

EARL KAMAL DIMARA        
10209910

GALIH JAYALANA                  
10209138

LUKERIA ARININGRUM      
12209548

SELVINA EMILIA                   
13209777



BAB I

A . Pendahuluan

1.1 Latar belakang masalah

Di era globalisasi ini persaingan bisnis telah membuat berbagai perusahaan untuk berlomba merebut dan mempertahankan pangsa pasarnya. Dalam hal ini salah satu sector yang masuk dalam dunia usaha adalah sector perdagangan. Khususnya perdagangan di bidang kuliner para penjual harus bisa menemukan berbagai strategi yang tepat untuk mencapai keunggulan yang kempetitif, dengan harapan bisa mempertahankan pasar dan memenangkan persaingan.

Konsumen memiliki peluang yang luas untuk mendapatkan produk dengan sederet pilihan sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Karena itu konsentrasi pemasaran tidak lagi sekedar bagaimana produk itu sampai ke konsumen tetapi lebih focus kepada apakah produk itu telah memenuhi permintaan kepuasan konsumen. Untuk itu diperlukan strategi inovasi penjualan terus berusaha agar dapat menarik calon konsumen menjadi konsumen yang potensial. Masalah pelayanan sebenarnya bukanlah hal yang sulit atau rumit, tetapi apabila hal ini kurang diperhatikan maka dapat menimbulkan hal-hal yang rawan karena sifatnya yang sangat sensitif. Sistem pelayanan perlu didukung oleh kualitas pelayanan, fasilitas yang memadai dan etika atau tata krama.

Mie Ayam Fajar yang berada di jalan Akses UI Kelapa Dua ini selain mempunyai cita rasa mie ayam yang enak dan murah terjangkau, Mie Ayam Fajar ini juga mempunyai semua fasilitas yang disebutkan diatas. Ia memperhatikan semua hal dari yang terkecil sampai yang terbesar demi memuaskan konsumennya. Tak heran semakin hari pelanggan Mie Ayam Fajar ini semakin bertambah.

1.2 Rumusan Masalah

- Bagaimana Mie Ayam Fajar Cabang Kelapa Dua memberikan kualitas pelayanannya kepada pelanggan ?
- Apakah pelanggan puas dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh Mie Ayam Fajar Cabang Kelapa Dua ?

1.3 Tujuan Penelitian

Untuk menganalisa seberapa puas pelanggan dalam menerima kualitas pelayanan yang diberikan oleh Mie Ayam Fajar Cabang Kelapa Dua.


BAB II

2.1 Teori

Telaah Pustaka
Menurut Schnaars (1991), pada dasarnya tujuan dari suatu bisnis adalah untuk menciptakan para pelanggan yang merasa puas. Terciptanya kepuasan pelanggan dapat memberikan beberapa manfaat, di antaranya hubungan antara perusahaan dan pelanggannya menjadi harmonis, memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut (word-of-mouth) yang menguntungkan bagi perusahaan.

Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya ada individu dan kelompok untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. (Kotler, 2003).

Pengertian Kepuasan
Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja/hasil yang dirasakannya dengan harapannya. Sedangkan menurut Kotler (2002: 42) kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi/kesannya terhadap kinerja (atau hasil) suatu produk dan harapan-harapannya. Untuk menciptakan kepuasan pelanggan, perusahaan harus menciptakan dan mengelola suatu system untuk memperoleh pelanggan yang lebih banyak dan kemampuan untuk mempertahankan pelanggannya.


2.2 Hipotesis

Hipotesis
Berdasarkan kerangka pemikiran diatas, yaitu :
Ho : Konsumen tidak merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Mie Ayam Fajar.
Ha : Konsumen merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Mie Ayam Fajar.


2.3 Faktor – faktor kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen

Factor – factor yang mempengaruhi dalam kepuasan konsumen :
1. Makanan
Makanan mie ayam fajar memiliki rasa enak dan gurih selain itu mie ayam ini mempunyai kuantitas mie yang sangat banyak.
2. Tempat
Mie ayam fajar ini mempunyai tempat yang bersih dan nyaman selai itu ia juga mempunyai fasilitas yang memadai.
3. Sikap pelayan
Semua pelayan mie ayam fajar ini sangat ramah, baik, dan cepat dalam mensajikan makanan.

2.4 Pengembangan Hipotesis

Berdasarkan keputusan masalah mengenai keputusan pembelian serta berdasarkan teori-teori pendukung maka penulis merumuskan hipotesis sebagai berikut :
1. Makanan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan pada kepuasan konsumen.
2. Tempat berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan pada kepuasan konsumen.
3. Sikap pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan pada kepuasan konsumen.


2.5 Tinjauan Penelitian Terdahulu

Agyl Satrio Hutomo , jurnal : “PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PRODUK MAKANAN TELA KREZZ CABANG BEKASI”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang pengaruh kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan, menganalsis pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan, menganalisis pengaruh kualitas produk, dan kepuasan konsumen secara bersama-sama terhadap loyalitas pelanggan.

2.6 Regresi

Analisa data yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian dibangun melalui regresi linear berganda, karena yang dilihat adalah pengaruh variabel bebas terhadap variabel tergantung (Rangkuti,2003;162). Formulasi tersebut secara eksplisit adalah sebagai berikut :
Y = a+b1X1+b2X2 +b3X3 + e
dimana:
Y = Kepuasan konsumen
X1 = Makanan
X2 = Tempat
X3 = Sikap pelayanan
a1,b1 = koefisien regresi
e = nilai eror atau nilai sisa (residual)


BAB III

Metode Penelitian

3.1 Objek Penelitian

Pada penelitian ini, objek penelitian adalah Mie Ayam Fajar yang berada di Jalan Akses UI Kelapa Dua.

3.2 Data dan Variable

3.2.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif dan survei yaitu suatu metode pengumpulan penyajian dan penganalisaan data, sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai objek yang diteliti dan menarik kesimpulan berdasarkan penelitian yang dilakukan.

3.2.2 Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data yang dikumpulkan dan disusun oleh peneliti sendiri yang diperoleh melalui kuesioner,wawancara, atau observasi. Dalam pengumpulan data primer, penghayatan peneliti terhadap objek yang diteliti merupakan faktor yang sangat penting, terutama untuk memperoleh informasi kualitatif yang melatarbelakangi data kuantitatif yang diperoleh.

3.2.3 Teknik Pengumpulan Data
Penelitian lapangan adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memperoleh
data primer yaitu data yang diperoleh melalui :

a. Pengamatan (Observation), yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan
mengamati secara langsung objek yang di teliti.

b. Wawancara (Interview), yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan cara
tanya jawab dengan pimpinan atau pihak yang berwenang atau bagian lain
yang berhubungan langsung dengan objek yang diteliti.

c. Kuesioner (Questionaire), yaitu suatu teknik pengumpulan data dengan
membuat daftar pertanyaan yang berkaitan dengan objek yang akan
diteliti, diberikan kepada pelanggan Mie Ayam Fajar.

3.2.4 Variable Penelitian
Dalam penelitian ini variabel yang akan diteliti adalah variable bebas/independen (X) yaitu variabel yang menjadi sebab terjadinya/terpengaruhnya variable dependen (Umar, 2002:129) dan variabel terikat/dependen (Y) yaitu variabel yang nilainya dipengaruhi oleh variabel independen (Umar, 2002:45). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Makanan, Tempat, kualitas pelayanan dan variabel terikatnya adalah Kepuasan konsumen.

3.3 Metode Analisis Data

Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Statistik deskriptif merupakan bidang ilmu statistika yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan, dan penyajian data suatu penelitian. Tujuan utama statistik deskriptif adalah untuk memudahkan pembaca mengerti dan memahami maksudnya. Analisis yang digunakan pertama kali yaitu uji skala likert yang kemudian dilanjutkan menggunakan uji reabilitas dan validitas agar data tersebut bisa dilanjutkan menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis korelasi.

3.4 Tahapan Penelitian

Pada Penelitian ini, penulis melakukan beberapa tahapan penelitian, yaitu sebagai berikut:
• Studi Pendahuluan
• Perumusan Masalah
• Pengumpulan dan Pengolahan Data
• Analisis Data
• Kesimpulan
• Saran

3.5 Sampel dan Populasi

Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Gunadarma dan masyarakat sekitar. Dan sampel yang dipilh adalah 30 orang Mahasiswa Universitas Gunadarma dan 20 orang masyarakat sekitar.


BAB IV

4.1 Hasil dan Pembahasan
Pada penelitian digunakan 2 metode untuk menganalisa data primer yang telah diperoleh, yakni metode analisa deskriptif dan metode analisa statistik. Metode analisa deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer yang berupa kuesioner yang telah diperoleh dari responden penelitian. Sedangkan metode analisa statistik , selain untuk menguji uji validitas dan reabilitas dari kuesioner, metode analisa statistik juga digunakan untuk melakukan analisa regresi berganda.

Uji validitas
Dengan Uji Validitas didapatkan nilai Alpha α = 0,698. Tingkat signifikansi 5% di dapat dari table r = 0,1279. Dengan r hitung > r table (0,1279) bernilai positif, maka hasilnya adalah valid.

Uji relibilitas
Dengan Uji Reliability didapat nilai Alpha α = 0,804, Standardized Item Alpha = 0,812. Dengan r hitung > r table (0,1279) bernilai positif, maka hasilnya adalah valid.

Uji responsiveness
Dengan Uji Responsiveness didapat Alpha α = 0,891, Standardized Item Alpha = 0,892. Dengan r hitung > r table (0,1279) bernilai positif, maka hasilnya adalah valid.

Uji Assurance
Dengan Uji Assurance didapat Alpha α = 0,845, Standardized Item Alpha = 0,846. Dengan r hitung > r table (0,1279) bernilai positif, maka hasilnya adalah valid.

Uji Empathy
Dengan Uji Empathy didapat Alpha α = 0,846, Standardized Item Alpha = 0,846. Dengan r hitung > r table (0,1279) bernilai positif, maka hasilnya adalah valid.

Dapat dilihat nilai R = 0,587 merupakan koefisien korelasi berganda antara variable tidak bebas dengan variable bebas yaitu kepuasan konsumen. Nilai R Square = 0,344.
Persamaan Regresi : Y2 = 1,454 + 0,665 kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan mie ayam fajar.


BAB V

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa dari 50 orang responden menyatakan baik (puas) terhadap pelayanan Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua. Hal ini dapat dilihat bahwa antusias para pelanggan sangat tinggi akan kesadaran untuk makan di Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua, Dengan begitu Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua telah berusaha dan berhasil membuat para konsumen (pelanggan) merasa puas dengan pelayanan yang telah diberikan oleh Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua.

5.2. Saran

Apabila Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua ingin mendapat konsumen (pelanggan) yang banyak, harus selalu unggul dalam persaingan serta ingin selalu memberikan pelayanan yang memuaskan konsumen, maka Mie Ayam Fajar cabang Kelapa Dua harus terus memperhatikan kebutuhan yang selalu diinginkan oleh konsumen dan lebih meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal lagi terutama pada jenis menu dan fasilitas serta keramah tamahan pelayanan.